BAI News
Jarang banget kita mau menghabiskan banyak uang buat minuman. Maklum, kegiatan minum itu kan sering banget kita lakukan, dan efeknya juga nggak tahan lama. Tapi, ternyata ada lho orang-orang yang rela mengeluarkan uang untuk menikmati 5 minuman termahal dunia ini.

1.Air Kona Nigari

Untuk sebotol mini berisi 50 ml air Kona Nigari (setengah jumlah air mineral gelas), kita mesti membayar kurang lebih Rp. 320.000. Air putih ini berasal dari hasil penyaringan air laut di pesisir laut di Hawaii. Harganya mahal karena air ini mengandung banyak mineral dan dipercaya bisa menghilangkan stres, memperlancar pencernaan dan menurunkan berat badan.

2.Teh Guan Yin 


Teh oolong dari Cina ini adalah teh termahal di dunia. Teh Tieguanyin ini namanya diambil dari nama dewi dalam agama Budha, yaitu dewi kebaikan, Dewi Guan Yin. Harga teh ini sangat mahal karena rasanya yang enak dan jarang bisa didapatkan. Teh ini dijual dengan harga 24 juta rupiah per kilo atau Rp. 150.000 per cangkir teh Cina.

3.Kopi Luwak 


Ternyata negara kita punya kopi termahal di dunia lho. Yup! Kopi Luwak dari Sumatra ini berasal dari seduhan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran hewan luwak (sejenis musang). Konon kopi ini punya rasa yang sangat kuat karena telah melewati pencernaan luwak. Karena dalam satu tahun total produksi kopi luwak hanya 250 kilogram, nggak heran kalau harga kopi ini mahal banget! Kopi Luwak dijual mulai harga 2,5-13 juta rupiah per kilonya! Wow!

4.Koktail Diamonds-Are-Forever  


Sekilas minuman ini memang hanya tampak seperti minuman biasa, Tapi, sesuai namanya, koktail yang cuma ada di Ritz Carlton Hotel, Tokyo ini memang mengandung 1 karat berlian Bulgari di dalamnya. Jadi, jangan kaget kalau harga segelas minuman ini kurang lebih 110 juta rupiah.

5. Rum Wray & Nephew White  


Wray&Nephew White Overproof Rum adalah rum paling kuat dan paling laris yang diproduksi dan dibotolkan pada tahun 1940. Sayangnya, sekarang hanya tersisa empat botol rum di dunia. Karena kelangkaannya inilah, satu botol rum ini kemudian dihargai kurang lebih 500 juta rupiah.



http://blogcampurku.blogspot.com/2011/12/minuman-termahal-dunia.html
Kira-kira kenapa ya Einstein melet waktu di foto? Ini ternyata foto beneran lho. Mau tahu?

Yah, inilah pertanyaan banyak orang mengenai foto tersebut. Sebagian orang menganggap bahwa agar genius, maka kita harus mengeluarkan lidah dengan rambut yang acak-acakan. Hm…hanya mitos..

Sebenarnya pada saat itu, Albert Einstein dan Aydelotte baru saja pulang dari acara penghargaan Einstein. Meskipun Einstein sudah duduk di kursi mobil, masih saja reporter dan fotografer mengejar dia. Para wartawan berusaha menahan Einstein, dan Einstein berteriak : “Ini cukup. Ini cukup!”. Namun dasar wartawan, tetap saja mengajukan pertanyaan dan para fotografer terus mengambil gambarnya bersama kerabatnya. Ketika wartawan meminta kesediaan Einstein untuk mengabadikan foto ulang tahunnya, akhirnya iapun menjadi letih dan kesal, lalu ia menjulurkan lidahnya, dengan nada mengejek. Pada saat itu, Arthur Sasse sempat mengabadikan foto Einstein tersebut.

Meskipun demikian, Einstein sangat menyukai foto itu.  Ia memotong foto tersebut, sehingga hanya tampak dia sendiri (tanpa memunculkan Aydelotte dan istrinya). Einsteinpun memperbanyak foto tersebut dan mengirim ke teman-temannya.



http://blogcampurku.blogspot.com/2011/12/kenapa-einstein-melet-waktu-difoto.html
Sukhoi Superjet 100Daftar Nama Korban Kecelakaan Pesawat Sukhoi Superjet 100 saat ini banyak dicari,  karena mungkin banyak orang yang was-was karena ada keluarga, teman atau lainnya yang termasuk dalam nama-nama korban. Namun informasi ini kemungkinan belum akurat, tapi tidak ada salahnya dipost disini sebagai informasi bagi netter umumnya. Dan sekalian kita merasa sedih  atas tragedi ini. Semoga kecelakaan pesawat ini memberi pelajaran bagi semua maskapai penerbangan untuk lebih baik lagi membuat langkah antisipasi.
Berikut ada 37 orang penumpang pesawat angkut sipil Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) yang didapat dari post di phylopop.com:

1. Kornel Sihombing (PT Dirgantara Indonesia)2. Edie Satriyo (Pelita Air)
3. Darwin Pelawi (Pelita Air)4. Gatot Purwoko (Airfast)
5. Budi Rizal Putra (Arta Dirgantara)6. Syafrudin (Tartendran Mandiri)
7. Peter Adler (Sriwijaya)8. Herman Suladji (Air Maleo)
9. Donardi Rahman (Avia Star)10. Eloni (Kartika Air)
11. Nurdiana Wiganda (Kartika Air)12. Arief Wahyudi (TR)
13. Nan Tram (Snecma)14. Ruli Dermawan (Indo Asia)
15. Ahmad Faisal (Indo Asia)16. Insan Kamil (Indo Asia)
17. Edward Edo M.18. Ismie (Trans TV)
19. Aditya Sukardi (Trans TV)20. Indra Halim (KAL)
21. Rietyan S. (KAL)22. Doddy Aviantara (Majalah Angkasa)
23. DN Yusuf (Majalah Angkasa-Komando)24. Femmi (Bloomberg)
25. Stephen Kanali (Kartika Air)26. Capt Aan (Kartika Air)
27. Yusuf Adi Wibowo (Sk Aviation)28. Maria Marcela (Sky Aviation)
39. Henny Stevany (Sky Aviation )30. Maisyarah (Sky Aviation)
31. Dwi Mutiara (Sky Aviation )32. Susana Vamela (SkyAviation )
33. Nur Ilmawati (Sky Aviation)34. Rossy Willem (Sky Aviation )
35. Anggi (Sky Aviation)36. Aditya (Sky Aviation)
37. Efami (Kartika Air)

Semoga memberikan informasi.
sumber : merdeka.com

Seluruh penumpang korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 bakal mendapat santunan asuransi dengan nilai keseluruhan mencapai USD 300 juta setara Rp 2,7 triliun, seperti dilansir dari kantor berita resmi Rusia RIA Novosti, Kamis (10/5).
Menurut seorang sumber Sukhoi, mereka telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi Grup Rossgosstrakh sejak 2008. Mereka menegaskan bertanggung jawab penuh dalam insiden ini dan akan membayarkan santunan kepada pihak keluarga.
Pesawat Sukhoi Superjet 100 kemarin sedang mengadakan unjuk kebolehan sebagai rangkaian pertunjukan keliling yang dilakukan oleh pabrik Sukhoi Civil Aircraft di sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia Tengah. Pesawat itu mengangkut 47 orang, delapan di antaranya warga negara Rusia.
Sukhoi Superjet-100 ini hilang kontak dengan menara pengawas pada pukul 14.33, dengan koordinat terakhir 6 derajat 43' o8 Lintang Selatan dan 106 derajat 43' 15 Bujur Timur atau sekitar wilayah Gunung Salak, Jawa Barat.
Malam ini pencarian dihentikan sementara karena kabut mulai turun di wilayah itu dan membatasi jarak pandang. Besok pagi tim bakal mulai menjajaki proses evakuasi korban pesawat Sukhoi itu.
sumber : http://www.merdeka.com/dunia/rusia-gelontorkan-27-triliun-buat-asuransi-korban-sukhoi.html
Cerita harta karun Belanda di Gunung Salak
sumber : merdeka.com


Tercatat tujuh pesawat jatuh di Gunung Salak. Teranyar, Sukhoi Superjet 100 yang mengangkut 45 orang menabrak lereng Gunung Salak pada Rabu (9/5). 

Belum diketahui penyebab pasti jatuhnya pesawat pabrikan Rusia yang disebut-sebut memiliki teknologi canggih itu. Selama ini, jalur Gunung Salak memang dikenal angker bagi penerbang.

Bagi masyarakat di sekitar, Gunung Salak bukan hanya sebuah tumpukan batu dan hutan belantara, tetapi juga memiliki cerita gaib. Gunung ini kerap dikaitkan dengan Prabu Siliwangi dan cerita soal harta karun Belanda.

Cerita mengenai harta karun Belanda tersebut beredar dari mulut ke mulut di warga di lereng Gunung Salak.

Cerita menyebut bahwa saudagar dan pasukan Belanda menguburkan harta mereka di Gunung Salak karena takut diambil tentara Jepang yang masuk ke Indonesia pada tahun 1942. Mereka lalu menguburkannya di Gunung Salak.

Setelah berhasil menguburnya, para tentara Belanda itu kemudian membuat peta penunjuk arah yang disertai tanda-tanda fisik lokasi menuju ke lokasi penyimpanan. Pasukan Belanda berharap ketika mereka datang lagi ke Indonesia harta yang disimpan bisa diambil kembali, namun sejarah bercerita lain,  setelah Jepang kalah dalam perang dunia, Indonesia kemudian memproklamirkan kemerdekaan.

Serdadu Belanda pun tidak bisa masuk lagi ke Indonesia, sedangkan peninggalannya masih tertimbun di lereng Gunung Salak. 

Kabar adanya harta timbunan itu di Gunung Salak sempat menghebohkan warga Cihadu Sukabumi pada tahun 1953. Sejumlah warga Cidahu mendengar kabar harta karun itu dikubur di wilayah kaki Gunung Salak tersebut. 

Info yang sempat beredar di warga tanda fisik tempat penyimpanan harta itu adalah tembok yang tebalnya 120 centimeter persegi. Ada juga yang menyebut bahwa harta karun berada di sekitar Kawah Ratu. Alhasil, karena kabar tersebut, hampir seluruh warga Cidahu beramai-ramai mencarinya. 

"Itu cerita masa lalu kang. Dulu memang sempat ramai, tapi sekarang sudah jarang yang percaya," ujar warga Cidahu Husni kepada merdeka.com.

Ketika demam harta karun tersebut merebak, setiap ada tembok sisa peninggalan Belanda dihancurkan warga. Dalam beberapa bulan, tembok sisa pembatas perkebunan milik Belanda dengan penduduk pribumi saat itu, langsung ludes menjadi puing.

Warga juga berusaha mencari harta peninggalan Belanda tersebut di Kawah Ratu, namun nahas, banyak warga yang justru tewas. 

Karena tak jua ketemu, kabar burung adanya harta karun kemudian lenyap. Baru pada tahun 2006 kabar itu kemudian muncul kembali, namun tetap masih sebatas kabar burung perihal harta karun tersebut.



sumber : http://www.merdeka.com/peristiwa/cerita-harta-karun-belanda-di-gunung-salak.html
sumber : merdeka.com
Kecelakaan tragis Sukhoi Superjet di Gunung Salak pekan lalu dianggap tidak berpengaruh pada masa depan pesawat itu di pasar dunia. Pesawat kelas menengah itu dipercaya bakal tetap diproduksi massal dan meraup sukses.

Pendapat itu disampaikan pengamat penerbangan Rusia Konstantin Bogdanov. Dia menilai citra produk gagal tidak selalu berujung pada penjualan yang buruk, dalam analisisnya seperti dilansirRIA-Novosti, Minggu (13/5).

Bogdanov menyatakan kegagalan merupakan hal wajar bagi produk anyar. Dia mencontohkan nasib pesawat jumbo jet Airbus seri A320 yang serupa Superjet. 

Pesawat itu lebih dari dua dekade lalu mengalami kecelakaan saat unjuk kebolehan terbang pertama kali. Faktanya, seri itu tetap laris sampai sekarang. "Saat jatuh pada 1988, beredar pendapat sinis pada nasib Airbus seperti yang diterima Superjet. Nyatanya, kini 2.800 Airbus A320 terjual di seluruh dunia," tulis Bogdanov.

Dia juga menambahkan kegagalan fatal sebuah teknologi dirgantara seperti roket, satelit, atau pesawat ulang-alik, kerap terjadi. Superjet sekadar sial karena nasib buruk itu terekspos media. 

Bogdanov percaya ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum ini buat memperburuk citra Sukhoi. "Patut diingat, penyebab kecelakaan kemungkinan faktor manusia. Rusia saat ini menghadapi gelombang berita negatif yang agaknya berusaha mengubur masa depan proyek Superjet," tulis Bogdanov.

Hingga kini, pelbagai pihak di Indonesia dan Rusia masih berspekulasi mengenai penyebab jatuhnya pesawat buatan Rusia itu. Faktor cuaca, kesalahan manusia, dan kerusakan mesin menjadi sejumlah dugaan penyebab jatuhnya Superjet di Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pemerintah Rusia lebih percaya kecelakaan yang menewaskan 45 orang itu disebabkan kelalaian manusia. Kesimpulan itu mereka dapat usai menghubungi sejumlah pakar penerbangan.

"Kelalaian manusia paling memungkinkan sebagai penyebab insiden itu," kata Wakil Perdana Menteri Dmitry Rogozin, seperti dilansir kantor berita Rusia RIA-Novosti, akhir pekan lalu.



sumber : http://www.merdeka.com/dunia/analisis-tragedi-gunung-salak-tidak-akan-hentikan-sukses-sukhoi.html

Followers

Statistik