BAI News
1. Carlos Caszely (pemain Chili) adalah pemain yang terkena kartu merah pertama di Piala Dunia, tgl, 14 Juni 1974


2. Kiper Arthur Wharton adalah pemain profesional berkulit hitam pertama. Dia lahir di Ghana dan bermain untuk tim liga Inggris Rotherham United tahun 1889


3. Tahun 1950, India menarik diri dari Piala Dunia karena tidak diijinkan bermain tanpa alas kaki


4. Tahun 1957, hanya tersisa 30 menit, Charlton Athletic berhasil membalikkan skor dari ketinggalan 5-1 atas Huddersfield Town menjadi kemenangan 7-6!


5. Tahun 1998, wasit Inggris Martin Sylvester mengeluarkan dirinya sendiri dengan kartu merah sesaat setelah memukul seorang pemain pada pertandingan The Andover dan District Sunday!


6. Skor Terbesar Di Dunia Dalam Pertandingan Internasional adalah 31-0. Yang Bertanding adalah Timnas Australia melawan Timnas Samoa Amerika
kupon-BBM.jpg (220×285) 
Kedapatannya mobil 'mewah' Bupati Bojonegoro mengisi BBM Premium dengan menggunakan kupon bukanlah sesuatu yang aneh. Pasalnya setiap pejabat negara dan kendaraan milik pemerintah (plat merah) mendapatkan jatah kupon BBM bersubsidi.

Hal ini diungkapkan oleh sumber detikFinance yang orang tuanya adalah mantan pejabat Pemkot Samarinda Kalimantan Timur. Sumber itu menuturkan ketika orang tuanya masih menjabat dan mendapat mobil dinas Toyota Kijang Kapsul, si orang tuanya setiap bulan mendapatkan jatah 4 kupon BBM 4.

"4 kupon tersebut dibagikan dan tiap kupon bernilai 20 liter BBM bersubsidi," kata sumber tersebut kepada detikfinance, Selasa (17/4/2012).

Menurut sumber tersebut, si pejabat penerima kupon diberikan kebebasan untuk menggunakan kupon BBMnya untuk mobil dinas atau mobil pribadinya.

"Dan sampai sekarang semua pejabat dapat, untuk kendaraan dinas juga dapat semua, cuma nilainya berbeda-beda tergantung tingkat jabatan," ujarnya.

Bahkan kata Sumber tersebut, setelah orang tuanya tidak menjabat lagi, dia masih tetap mendapat kupon BBM selama setahun lebih.

"Sudah tidak lagi kerja sebagai PNS, tapi selama setahun lebih tetap dapat. Tapi sekarang sejak dua bulan lalu sudah disetop. Namun pejabat lain sampai sekarang masih dapat lah kupon BBM itu," tandasnya. 



sumber: http://nasional.lintas.me/go/finance.detik.com/sedap-mobil-pejabat-negara-dapat-jatah-kupon-bbm-premium/

Animasi besutan mahasiswa Jogjakarta siap bertarung dengan sejumlah karya mahasiswa se-Asia dan Eropa. Berjudul OTW (on the way), animasi berdurasi tiga menit ini diharapkan mengharumkan kota Gudeg dan tentunya Indonesia di kancah internasional. 

Adalah tim dari Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), yang menggarapnya. Konsepnya unik, yakni paper stop motion dimana tayangan animasi ini memanfaatkan properti seperti mainan boneka kertas. 

Ceritanya pun sederhana saja. Dibuka dengan adegan khas mirip serial Mr. Bean, seorang pria jatuh dari langit dan terdampar di Jogja. Pria bule ini lantas diajak berkeliling Jogja menggunakan becak. Sambil berkeliling, pengemudi becak berdialog dengan turis, memperkenalkan tempat-tempat menarik. 

Alunan musik tradisional memainkan lagu anak-anak Naik Becak dan Lir Ilir menjadi latar adegan animasi. Warna-warni cerah yang ditampilkan paper stop motion pun menambah daya tarik karya para mahasiswa ini. Pada intinya, OTW mengisahkan indahnya keberagaman lewat bangunan-bangunan di Jogja, yang kebanyakan adalah peninggalan orang Eropa. 

OTW akan dilombakan dalam ajang Asia-Europe Short Films Contest yang digelar Asia-Europe Foundation, organisasi yang berpusat di Singapura. Interaksi Asia dan Eropa dari segi budaya, seni, pendidikan dan lingkungan menjadi tema wajib ajang ini. Penasaran? Tayangan animasi bisa dilihat pada link video di bawah ini.

sumber: http://inet.detik.com/read/2012/04/12/161700/1891058/398/animasi-asal-kota-gudeg-siap-go-international?i991101105
Untungnya Yuli Prasetiawan namanya, dia adalah seorang seniman kreatif dari Magelang, Jawa Tengah. Mungkin Anda sudah tahu beberapa nama. Karena karyanya yang unik, menggunakan obat nyamuk bakar dan merokok Bara, ia biasa dipanggil Wawan Geni.
Juru dekorasi muda yang satu ini aneh dan indah. Ide kreatif yang ia bergumul sejak tahun 2003 berasal dari kebiasaan kertas terbakar dan tampaknya suatu teknik melukis dengan api.

Peralatan dan fasilitas di lukisan bukan sebagai pelukis pada umumnya hanya menggunakan bara api. Setiap lukisan media kertas malaga, jenis kertas agak tebal yang biasanya digunakan untuk membungkus roti.

Sedangkan bara bisa dari rokok, obat nyamuk bakar, dupa dan tidak pernah menggunakan upet. Tapi hanya asap batubara dan obat nyamuk dianggap cara yang paling efektif untuk melukis, karena nyala api batubara stabil.

Untuk menyelesaikan lukisan Henry memakan waktu lama, rata-rata tiga bulan untuk setiap karyanya. Paling cepat sebulan, bahwa jika lukisan ukuran kertas kecil. Tetapi jika ukuran besar dapat diselesaikan hingga setengah tahun.

Lukisan bisa menghabiskan rokok 17 bungkus dan 19 bungkus obat nyamuk bakar. Dan rokok dan meniup bara serangga nyamuk, lukisan dapat memerlukan ribuan kali tiupan.

Bagaimana untuk meniup bara dan menikung dalam makalah ini juga memerlukan teknik khusus untuk nyamuk asap rokok asap atau tidak menghirup napas banyak.

Dia hanya peduli dengan arah angin, jika angin datang dari kanan dia bertiup dari kanan, dan sebaliknya. Lukisan selesai, semprot lukisan kertas warna cat transparan (jelas), sehingga kertas akan menjadi lebih banyak penggemar tahan lama tidak berjamur.

Teknik Keunikan cara melukis dengan bahan bakar ini telah diakui oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). "Mungkin teknik pembakaran lukisan dengan yang pertama di dunia," kata Muri memimpin, Jaya Suprana.

Dan tak tanggung-tanggung potret karyanya telah dijual ke luar negeri seperti Singapura. Ada juga banyak turis asing yang datang ke Indonesia untuk melihat lukisannya. Salah satu Wisatawan dari Jepang mengatakan bahwa dia belum pernah bertemu seperti ini teknik melukis.





Simak Videonya di bawah ini:

sumber : http://unik-aneh.lintas.me/go/theartclever.blogspot.com/lukisan-dari-obat-nyamuk-bakar-dan-rokok/














 
Jepara menjadi saksi sejarah kehidupan Raden Adjeng Kartini, pejuang emansipasi wanita dalam bidang pendidikan dan pengajaran di Indonesia. Di Hari Kartini 21 April ini, ayo susuri jejak pejuang ini di kota asalnya. 


Raden Adjeng Kartini adalah pahlawan emansipasi wanita yang dikagumi tiap orang, tak kenal batasan zaman. Bahkan, sastrawan Pramoedya Ananta Toer menuangkan kisah pahlawan ini dalam bukunya "Panggil Aku Kartini Saja". Lewat buku ini, para pembacanya pun terpesona. Sosok Kartini adalah 'role model' bagi tiap wanita Indonesia. 



"Panggil Aku Kartini Saja" karya Pramoedya Ananta Toer 



Satu tempat yang identik dengan jejak langkah Kartini adalah Jepara, kota pelabuhan yang terletak di utara Jawa Tengah. Pada hari peringatan lahirnya Kartini, Sabtu (21/4), ada baiknya Anda menyusuri jejak langkah wanita legendaris ini. Titik yang tepat untuk memulainya adalah Desa Pelemkerep, Kecapatan Mayong, Kabupaten Jepara. 


Tepat 133 tahun silam, Kartini lahir di desa ini. Lokasinya sekitar 25 kilometer dari Kota Jepara. Rumah asli tempatnya dilahirkan memang sudah dibongkar habis, tapi Anda bisa melihat Monumen Ari-ari yang terletak di halaman belakangnya. Monumen ini berdiri di lokasi yang ditanami ari-ari atau tali pusar Kartini. Bentuknya bunga teratai, sesuai dengan bunga yang menjadi kesukaan Kartini.



Monumen Ari-ari 



Setelah itu, langkahkan kaki Anda menuju Pendopo Kabupaten Jepara. Inilah tempat Kartini menghabiskan waktu remajanya, ketika sang Ayah memegang jabatan Bupati Jepara. Kartini tinggal di sini sebelum dipinang oleh Bupati Rembang di usianya ke-24. Di sini pula Kartini mendapatkan pendidikan, merenungkannya, kemudian mencetuskan pemikiran-pemikirannya tentang emansipasi wanita. Di sini pula, ia memberdayakan masyarakat dengan mendirikan sekolah wanita serta membina para pengrajin ukiran. 



Bagian depan Pendopo Kabupaten Jepara 



Tempat ketiga yang sekaligus tak boleh dilewatkan adalah Museum Kartini, yang terletak persis di Alun-alun Kota Jepara. Museum ini berisi benda-benda bersejarah peninggalan Kartini dan keluarganya. Walaupun dibangun pada 1975 -jauh setelah Kartini wafat pada 1904- museum ini menjadi bukti historis kehidupan Kartini. Peninggalan yang terdapat di dalamnya antara lain furnitur, mesin jahit, canting, serta berbagai ukiran dan anyaman rotan khas Jepara. 



Museum Kartini 




Bagian dalam Museum Kartini 



Untuk melepas lelah selama perjalanan, inilah destinasi wisata Kartini selanjutnya: Pantai Tirta Samudera atau disebut juga Pantai Bandengan. Di pantai berpasir putih ini, Kartini pernah melakukan percakapan penting dengan salah satu pejabat pemerintah Kolonial Belanda bernama V.H. Abendanon. Waktu itu ia mengajukan beasiswa untuk belajar di Belanda, namun sayangnya usaha ini gagal. 



Pantai Bandengan 



Tempat terakhir untuk meresapi kehidupan wanita ini adalah Pantai Kartini. Pantai pelabuhan ini punya magnet tersendiri baik dari segi alam maupun sejarah. Walaupun matahari terik bersinar, Anda bisa berteduh di bawah pohon-pohon rindang. Pun panorama matahari terbenam di pantai ini indahnya tak terelakkan. Dulu, ini adalah pantai di mana Kartini menghabiskan waktu senggang bersama saudara-saudara perempuannya. Menyaksikan sang surya perlahan turun ke peraduan. 



Sunset di Pantai Kartini 



Berkunjung ke tempat-tempat itu akan merekonstruksi ingatan kita akan perjuangan Kartini di masa silam. Kartini telah melakukan banyak hal untuk emansipasi wanita dan pendidikan. Jangan sampai tempat-tempat ini terabaikan lalu ingatan akan Kartini pun terhapus sudah.



sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=14044404

Followers

Statistik